Kaiji (Tatsuya Fujiwara) erased all of his debts by successfully
navigating through death-defying games one after the other. A year later
though, he’s back in the same debt ridden situation. Kaiji then gets a
chance to clear himself of his 200 mllion Yen debt, but he has only 2
weeks.
Kaji then decides to take on the mother of all pachinko machines named
“The Swamp”. The top winning payout is over 1 billion Yen. “The Swamp”
is controlled by an illegal casino operation named Teai. Meanwhile,
Seiya Ichizo (Yusuke Iseya), controls the machine from a remote location
to ensure the machine never pays out the jackpot . Kaiji recruits the
help of Yumi Ishida (Yuriko Yoshitaka) whose father was killed by Teai,
Kotaro Sakazaki (Katsuhisa Namase) a fired employee of Teai and Yukio
Tonegawa (Teruyuki Kagawa) who lost his position at the hands of Teai.
They all join Kaiji to take down “The Swamp,” but their lives are at
stake …
Kalimat itu diucapkan oleh Kemal (Tio Pakusadewo), yang bekerja sebagai
Konsultan Komunikasi, kepada Arif Cahyadi (Leroy Osman), seorang
pengusaha, yang namanya mendadak jadi trending topic di twitter.
Keberhasilan Kemal mengangkat nama Arif di dunia maya, lantas membuatnya
mendorong Arif untuk maju dalam pencalonan gubernur DKI Jakarta. Sukses
Kemal itu ternyata berkat kepiawaian seorang pemuda bernama Sukmo
(Abimana Aryasetya) yang tekun dan lihai mengolah 140 kata.
Sukmo, mahasiswa tahun akhir di Jogjakarta, awalnya datang ke Jakarta
untuk mengejar komitmen cinta dari seorang wartawan cantik bernama Hanum
(Laura Basuki). Keduanya saling kenal lewat twitter. Dari twitter,
Hanum menantang Sukmo untuk bertemu di Jakarta. Andre (Ben Kasyafani),
teman satu kos Sukmo yang berasal dari Jakarta, mencibir rencana Sukmo.
Sementara Rika (Jennifer Arnelita), rekan kerja Hanum, juga menasehati
Hanum untuk tidak mempercayai hubungan yang dimulai dari dunia maya.
Sukmo diminta mengelola akun twitter “orang-orang penting”, termasuk
menjadikan Arif Cahyadi trending topics sesuai dengan perintah yang
diberikan oleh Kemal. Dalam tempo singkat Sukmo mendapatkan uang yang
lumayan sehingga dia cukup percaya diri untuk bertemu dengan Hanum. Di
luar perkiraan Sukmo, begitu melihatnya bergaya Jakarta, Hanum hilang
selera. Bayangannya tentang Sukmo yang asik dan cuek sirna. Sukmo lebih
kecewa lagi apalagi mengetahui Hanum hendak mengundurkan diri jadi
wartawan, profesi yang dia kagumi dari perempuan itu. Dari sekedar ingin
mendapatkan komitmen cinta Hanum, Sukmo bertekad untuk membatalkan
keinginan Hanum mundur. Dia punya berita besar untuk dijadikan liputan
utama oleh Hanum. Tetapi berita besar itu justru membuat Sukmo harus
berhadapan dengan ambisi Kemal, reputasi Farid Cahyadi, kepercayaan Belo
dan bahkan persahabatannya dengan Nadya.
In the last moments of World War II, a
secret Nazi space program evaded destruction by fleeing to the Dark Side
of the Moon. During 70 years of utter secrecy, the Nazis construct a
gigantic space fortress with a massive armada of flying saucers.
As a rookie member of an elite special-forces team, Rama (Iko Uwais) is
instructed to hang back during a covert mission involving the extraction
of a brutal crime lord from a rundown fifteen-story apartment block.
But when a spotter blows their cover, boss Tama (Ray Sahetaphy) offers
lifelong sanctuary to every every killer, gangster, and thief in the
building in exchange fortheir heads. Now Rama must stand in for the
team’s fallen leader (Joe Taslim) and use every iota of his fighting
strength – winding through every floor and every room to complete the
mission and escape with his life.